Selasa, 11 Oktober 2016

Perbedaan Hidup Orang yang Bangun Jam 5 Pagi vs. Jam 8 Pagi

Jangan bangun siang-siang, nanti rezekinya dipatok ayam. Begitulah kira-kira ungkapan yang kerap dilontarkan masyarakat untuk menyindir orang yang suka bangun kesinagan. Ada yang setuju dengan sindiran itu, ada juga yang tetap kebal tidakk pernah mau bangun pagi.

Apalagi anak muda usia 20-an. Mereka lebih memilih bangun jam 8 pagi daripada jam 5 subuh. Tapi, kalau dipikir-pikir, ternyata bangun pagi itu banyak manfaatnya. Berikut bedanya orang yang bangun jam 5 pagi dan 8 pagi.


1. Saat bangun pagi, udara yang kalian hirup masih segar. Segarnya udara pagi itu membawa energi positif bagi tubuh kalian. Sedangkan bangun jam 8, udara sudah tidak sesegar kalau bangun subuh.

2. Udara pagi saat Matahari belum terbit juga bagus untuk meninggkatkan mood kalian. Dijamin kalian tidak akan bad mood seharian. Kalau bangun jam 8 atau lewat dari jam itu panas sudah menyengat, bikin kepala pusing dan jadi tidak mood.

3. Banfun lebih awal bikin kalian tidak terburu-buru melakukan apapun. Mandi bisa agak lama, bisa masak dulu untuk sarapan, bisa juga baca koran biar update berita. Kalau kalian bangun siangan dikit, boro-boro sarapan, air bak mandi aja tidak sempet tersentuh.

4. Bangun jam 5 pagi juga memberimu waktu untuk olahraga dan membakar kalori. Sangat pas untuk yang melakukan "dosa" makan cokelat semalam.

5. Bangun jam 5 pagi membuat kalian bisa ke kantor lebih pagi dna mengerjakan tugas dulu. Alhasil, kalian tidak akan dikejar deadline. Bos pun akan senang. Itu artinya kalian siap untuk naik pangkat dan naik gaji,

6. Bangun jam 5 subuh juga cocok untuk belajar, apalagi mendekati ujian. Suasana yang tenang bikin kalian fokus dengan buku yang dibaca. Materi yang dipelajari pun akan terserap dengan baik.

7. Bangun jam 5 pagi membuat kulitmu jadi sehat. Embuh-embuh yang ,e,basahi wajah pun membuat kulit jadi mulus.

8. Bangun jam 5 pagi membuat kalian sempat untuk nonton kartun dulu sebelum beraktivitas. Kartun membuat hidupmu jadi berwarna.

9. Atau kalian bisa juga bantu-bantu orang ruma menyapu atau menyiram tanaman. Siapa tahu uang jajanmu hari itu bertambah.

10. Yang jelas, bangun jam 5 pagi memberimu kesempatan untuk mencecap pagi dan mengucapkan syukur atas hidup kepada Alla dengan lebih awal.

Jumat, 07 Oktober 2016

'Hijaunya' Saturnus Dalam Cahay Inframerah

Sebuah citra terbaru dari planet Saturnus yang diambil oleh wahana antariksa Cassini milik NASA menampilkan bagian Utara planet bercincin dalam pandangan yang berbeda. Pada citra terbaru tersebut terlihat atmosfer Saturnus berwarna hijau, biru dan ungu yang belum pernah dilihat sebelumnya.

Atmosfer Saturnus yang berwarna-warni ini merupakan hasil dari filter spektral pada kamera wahana antariksa Cassini. Filter tersebut dapat mencerminkan permukaan Saturnus dalam warna tertentu sesuai dengan panjang gelombang cahaya.

Kevin Gill, seorang insinyur di Jet Propulsion Laboratory NASA di Pasadena, California mengatakan citra hijau Saturnis ini didapatkan dengan menggabungkan beberapa foto yang diambil oleh kamera wide-angel Cassini dalam cahaya inframerah pada 20 Juli 2016.

Gill menggunakan kombinasi filter spektral yang sensitif terhadap cahaya inframerah pada panjang gelombang 750, 727 dan 619 nanometer. Mata manusia biasanya dapat melihat cahaya hanya di kisaran 390-700 nanometer, sehingga menggunakan filter spektral memungkinkan kita untuk melihat apa yang dinyatakan tak terlihat dengan mata telanjang.

Jenis filter inframerah ini memungkinkan para astronom untuk mempelajari bagaimana atmosfer Saturnus mencerminkan dan menyerap panjang gelombang tertentu dari cahaya Matahari.

Sementara itu, wahana antariksa Cassini telah berada di orbit Saturnus sejak tahun 2004 untuk mempelajari planet dengan cincin ternegah di Tata Surya tersebut beserya satelit-satelit alaminya. Cassini dijadwalkan untuk mengakhiri misinya dengan ditabrakan ke atmosfer Saturnus pada September 2017 mendatang.

Credit : InfoAstronomy

Kamu Akan Dibayar Jika Bersedia Tinggal Di Tempat Ini

Tidak banyak orang tahu jika sebenarnya ada sejumlah tempat di dunia, karena suatu alasan tertentu, membutuhkan penduduk. Untuk mendorong oranf agar mau tinggal dan bekerja di tempat itu, mereka ditawari gaji atau fasilitas yang menggiurkan.


1. Detroit, Michigan, Amerika Serikat


Julukannya The Paris of The West. Detroit nyaris jadi kota mati pada paruh kedua abad ke-20. Tapi sekarang kota ini berusaha mati-matian untuk mengembalikan kejayaannya.

Untuk melakukannya, pemerintah memperkenalkan program baru yang disebut Tantangan Detroit, yan menawarkan bayaran USD 2,5 ribu untuk para profesional di berbagai industri yang bersedia untuk pindah dan bekerja di kota ini.


2. Alaska, Amerika Serikat


Jika kalian menyukai musim dingin, pemandangan bersalju, santai dalam menjalani hidup, mungkin kalian cocok tinggal di Alaska. Ada dana khusus dari pemerintah yang membayar para profesional yang bersedia tinggal di tempat ini.

Lagipula, penduduk di kota ini dari tahun ke tahun semakin menurun. Satu-satunya syarat adalah kalian harus tinggal di Alaska semalam minimal satu tahun.


3. Saskatchewan, Kanada


Provinsi Kanada ini memberikan penawaran menarik bagi para sarjana baru lulusan 2010 ke atas. Merka akan dibayar 20.000 dolar Kanada untuk tinggal dan bekerja di daerah ini selama 7 thaun.


4. Air Terjun Niagara, New York, Amerika Serikat


Kesempatan ini tampaknya menjadi dambaan banyak orang,tinggal di salah satu tempat paling indah dan menakhubkan di dunia. Menariknya lagi, kalian akan dibayar jika bersedia tinggal di tempat ini. Pemerintah menawarkan USD 7.000 untuk lulusan universitas sebagai intensif untuk bekerja di dekat dengan air terjun selama dua tahun.


5. Ponga, Asturias, Spanyol


Desa kecil nan indah ini masuk wilayah Spanyol yan menjadi salahs atu pemukiiman tertua di negara ini. Untuk menarik penduduk muda dan memperkuat ekonomi lokal, pemerintah ,menawarkan € 3.000 untuk setiap pasangan yang mau tinggal di sana.

Selain itu, bagi pasangan yang memiliki anak. Mereka akan mendapat € 3.000 tambahan dan berlaku kelipatan.


6. Utrecht, Belanda


Belanda dikenal sebagai negara dengan tinggat humaniora dan ilmu sosial yang tinggi. Berikut ini salah satu eksperimen sosial yang sedang mereka lakukan di sana. Pemerintah Utrecht sedang melakukan uji coba memberikan dana USD 1.000 bagi semua orang yang tinggal di kota tersebut.


7. Curtis, Nebraska, Amerika Serikat


Setiap rakyat tentu punya hak unruk mengkritik jika pemerintah bekerja kurang memuaskan untuk memperbaiki kondisi kota. Di kota kecil AS bernama Cutris, Nebraska, pemerintah menawarkan solusi yang menggiurkan.

Kalian akan mendapatkan sebidang tanah secara cuma-cuma jika mampu memerikan ide yang baik untuk meningkatkan infrastruktur atau budaya lokal.