Rabu, 07 September 2016

Alat-Alat Keren Berbasis Internet

Sekarang ini kita seakan tidak bisa dilepaskan dari gadget dan internet. Tetapi, mungkin kita hanya menggnakan gadget kita untuk sms, telepon dan bersosial media saja. Padahal, banyak yang bisa kita lakukan dengan gadget kita, apalagi menggunakan alat-alat tambahan. Akan banyak keasyikan yang dapat kita nikmati setelah menggunakan alat tambahan gadget tersebut.


1. Google Glass


Google Glass adalah sebuah kacamata luar biasa yang diproduksi oleh Google. Kacamata ini memiliki kamera, microphone dan layar. Kacamata ini memiliki berbagai fungsi dan telah merevolusi dunia alat wearable di seluruh dunia.


2. Withing Scale



Ingin memantau berat badanmu dengan mudah? Kita bisa saja memanfaatkan smartphone kita. Dengan menggunakan Withings Scale, setiap kali kita menimbang berat badan, maka alat ini akan langsung mengirimkan data berat badan beserta persen lemak langsung ke gadget kita. Dengan ini pastinya kita bisa lebih mudah memantau berat badan dan bisa lebih waspada akan adanya obesitas pada tubuh kita. Selain itu, alat ini juga memberikan data mengenai suhu dalam ruangan ke gadget kita.


3. Delphi Connect


Kalian memiliki mobil? Ingin memantau kondisi mobil kita dengan mudah? Delphi Connect jawabannya. Dengan alat ini kita bisa memantau kondisi mobil melalui gadget kita. Dengan menggunakan Delphi Connect kita bisa mengendalikan mobil kita dengan fitur remote dan melakukan diagnosa terhadap mobil kita



4. Sense Mother


Masih ingatkah kalian dengan Baymax di Big Heri 6? Alat ini memiliki fungsi yang sama dengan Baymax. Alat ini membantu kalian memantau kondisi kesehatan kita, hanya saja ia tidak bergerak bebas seperti Baymax. Alat ini memiliki banyak sensor yang dapat membantu kita untuk selalu menjaga kesehatan, keselamatan dan semua hal-hal baik yang kita butuhkan.


5. Trackdot


Suka bepergian tapi takut dengan barang bawaan kamu hilang? Tenang, sekarang ada alat yang namanya Trackdot. Tracdot ini membantu kita untuk memantau barang bawaan kita. Alat ini akan memberi pesan ke gadget kita apakah barang kita sedang ada dipesawat atau sudah sampai. Trackdot ini disarankan untuk kamu yang sering bepergian atau traveling.


6. Jawbone Up


Bila kalian ingin memantau aktivitas, kalori dan pemantau tidur, ada sebuah alat bernama Jawbone Up. Jawbone Up memiliki bentuk yang keren dan tidak mencolok untuk dibawa kemana-mana. Jawbone ini tersinkronasi dengan gadget kita dan memberikan informasi mengenai aktifitas, jumlah kalori yang terbuang dan seberapa lama kita tidur. Ada fitur smart alarm juga pada alat ini.


7. Fitbit ZIP


Firbit ZIP adalah device imut yang beguna untuk memantau kalori yang telah terbuang dalam ativitasmu dan langsung mengirimnya ke gadget kamu. Harga alat ini sangat bersaing sehingga alat ini dapat bersaing dengan kompetitor lainnya. Selain itu banyak fungsi lebih yang disajikan alat ini yang perlu kamu explore sendiri.


8. SkyBell


Bila dirumah kalian ada bel, kita selaku tuan rumah pasti ingin tahu siapa yang akan bertamu kerumah kita. Disinilah SkyBell akan berperan. Ketika seorang tamu menekan SkyBell yang terpasang sebagai be;; rumah kita, maka alat ini akan mengirimkan gambar siapa yang ada dan sedang memanggil didepan rumah kita. Alat ini juga memungkinkan kita menjawab panggilan tamu yang ada di depan pintu kita. Alat ini bekerja dnegan memanfaatkan WiFi.


9. Moto360


Jam memang salah satu aksesoris yang sangat digemari di seluruh dunia. Bila ingin smart watch yang keren, ini salah satu smart watch yang patut untuk dimiliki. Moto360 ini adalah smart watch buatan Google yang dilengkapi dengan operating system android. Dengan operating system tersebut, smart watch yang elegan ini memiliki kemungkinan yang tidak terbatas.


10. Smart Tennis Sensor


Kamu suka berolahraga tapi malas keluar? Tenang saja, kalian bisa berolahraga dengan menggunakan smartphone. Dengan menggunakan Smart Tennis Sensor kita bisa bermain tennis dengan menggerakan tubuh kita. Alat produksi SOny ini memiliki bentuk raket tennis sehingga pengalaman bermain game tennis melalui smarphone akan semakin kita rasakan. Tapi bagi kalian yang berada selain di Jepang, kalian harus bersabar karena alat ini hanya baru ada di Jepang.


11. Septimu Earbus


Membaca perasaan memanglah hal yang sangat sulit. Tapi jika membaca mood sekarang bisa dilakukan dengan smartphone kita. Ada sebuah alat yang a=dikembangkan oleh raksasa teknologi Microsoft. Alat ini berbentuk headset dan akan membaca mood kita. Mood yang terbaca akan mengendalikan emosi sehingga kita lebih produktif.


12. LIFX Light Bulb


Alat ini adalah sebuah lampu yang hemat energi dan bisa dikendalikan melalui WiFi. Kamu bisa menyalakan atau mematikan lampu tersebut melalui smartphone kamu. Uniknya lagi kita bisa mengubah warna dari lampu tersebut.


13. Smart Ice Cubes


Alat yang satu ini cukup unik. Alat ini bisa mengetahui dentangan musik dan kemudian akan mengubahnya menjadi gelombang. Ketika kita memasukkan alat ini ke gelas yang berisi air, dan kita memperdengarkan musik disini maka alat ini akan menghasilkan gelombang-gelombang yang sangat indah. Yang utama lagi, kita bisa mmantau seberapa banyak kita minum dan seberapa cepat kita minum dari smarphone kita melalui alat ini


14. Bikn


Bikn adalah alat cantolan sebesar jempol yang dapat kita tempelkan ke barang-barang kita. Dengan menempelkan Bikn ke barang kita, kit abisa mengecek barang kita tersebut melalui GPS. Dengan begitu sudah tidak ada ceritanya ada kasus kunci atau dompet kita hilang. Kita hanya tinggal menempelkan alat ini dan kita bisa melacaknya kembali

Selasa, 06 September 2016

Bisakah Astronot bermian Pokemon Go di Luar Angkasa?


Ketika penggemar Pokemon di seluruh dunia tampaknya benar-benar terobsesi dengan Pokemon GO, sedikitnya enam orang astronot dari stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) tidak akan memiliki kesempatan untuk mencoba sensasi game berteknologi augment reality tersebut.

Menurut NASA, enam astronot yang saat ini tinggal dan bekerja di ISS tidak akan dapat memainkan Pokemon GO yang merupakan game berburu Pokemon di Bumi yang berjalan-jalan di permukaannya. Karena keenam astronot ini berasa di ISS yang berada di orbit Bumi, sangat sulit tentunya untuk menangkap Pokemon yang berkeliaran tersebut.

Pokemon Go memerlukan sinyal GPS bagi pengguna untuk bisa melacak di mana para Pokemon berada di peta dalam permainan. Sayangnya untuk para astronot, Stasiun Luang Angkasa Internasional tidak menggunakan sistem pelacakan yang sama seperti yang kita gunakan di Bumi.

"Para astronot ISS memang menggunakan GPS internal untuk menentukan lokasi dan posisi ISS berada," kata Nasa. "Namun, layanan berbasis lokasi yang kita gunakan di Bumi tidak digunakan di ISS."

Di Bumi, trainer atau julukan bagi pemain game Pokemon GO dapat pergi berkeliling dan melemparkan Pokeballs untuk menangkap Pokemon di sekitar kota, dan hal tersebut yang tidak bisa dilakukan astronot di ISS.

Credit : InfoAstronomy

NASA Siap Luncurkan Robot Penjelajah Baru Ke Planet Mars Tahun 2020

Ilustrasi desain robot penjelajah Mars 2020 rancangan NASA


Robot penjelajah Curiosity yang mendarat di Mars tahun 2012 silam siap pensiun. Di kantor pusat Jet Propulsion Laboratory (JPL), NASA mengumumkan siap luncurkan robot penjelajah baru tahun 2020 mendatang, yang dinamai robot Mars 2020. NASA mengatakan telah melakukan desain akhir dan mulai masuk tahap konstruksi robot tersebut.

Jika semua berjalan sesuai rencana, robot beroda enam tersebut nantinya akan lepas landas pada bulan Agustus 2020, lalu mendarat di Mars pada bulan Februari tahun 2021, dan kemudian menjelajahi permukaan Mars untuk setidaknya dua tahun sa,pai 2023.

"Ketika robot Mars 2020 sudah berada disana (Mars), tujuan ilmiah utama dari misi ini adalah untuk mencari tanda-tanda kehidipan, baik kehidupan masa lalu maupun yang masih ada di Mars," kata ilmuan proyek Mars 2020, Kenneth Farley, dari California Institute of Technology di Pasedena, mengatakan selama acara live di Facebook tanggal 15 Juli malam watu Indonesia.

Permukaan  Mars saat ini memiliki suhu yang dingin, kering dan banyak radiasi berbahaya. Namun, robot penjelajah Courisosity ternyata menemukan bahwa kawah besar tempatnya mendarat 4 tahun lalu, yang bernama Kawah Gale, berpotensi dihuni oleh martian sekitar miliaran tahun lalu. Couriosity juga telah mendapatkan bukti tambahan bahwa Planet Merah di masa lalu adalah dunia yang relatif hangat dan basah.

Jadi, nantinya robot Mars 2020 akan menyelidiki tanda-tanda kehidupan di masa lalu Mars tersebut, dengan menggunakan sekitar tujuh instrumen ilmiah yang lebih canggih dari yang dimiliki robot Curiosity.

Geoffrey Yoder, administrator asosiaso Direktorat Misi Sains NASA di Washington DC, mengatakan, "Misi ini menandai sebuah tonggak penting dalam penjelajahan NASA dan umat manusia ke Mars, nantinya kita dapat menentukan apakah kehidupan pernah ada di Mars, serta juga untuk persiapan pendaratan manusia di Planet Merah tahun 2030-an mendatang."

NASA menyatakan robot Mars 2020 juga akan membawa akat yang disebut Moxie (Mars Oxygen In-Situ Resources Utilization Experiment), tang akan menghasilkan oksigen dari atmosfer Mars yang masih didominasi karbon dioksida. Moxie akan mendemonstrasikan teknologi yang nantinya digunakan penjelajah manusia agar dapat menghasilkan oksigen di Planet Merah.

Mars 2020 juga dilengkapi radar penembus tanah untuk mengkarakterisasi lingkungan bawah permukaan Mars, Istrumen lainnya, yang disebut SuperCam, akan menembakkan laser kuat pada batuan Mars, untuk menentukan komposisinya.

Instrumen penunjang lainnya termasuk kamera resolusi tinggi, sebuah stasiun cuaca canggih dan spektrometer yang berpotensi akan memungkinkan para ilmuan misi untuk mendeteksi molekul organik yang mengandung karbon di tanah Mars.

Misi robot penjelajah Mars 2020 diperkirakan akan menghabiskan anggaran NASA sebesar 1,9 miliar dilar AS.

Credit : Infoastronomy